Penggunaan artificial intelligence dengan model Generative artificial intelligence (GAI) dalam dalam bidang akademik merupakan bentuk inovasi teknologi yang dapat digunakan oleh mahasiswa. Mahasiswa mengandalkan Generative artificial intelligence (GAI) dalam menyelesaikan tugas, dan kegiatan pembelajaran sehari-hari untuk meringankan beban kognitif atau yang disebut cognitive offloading. Mahasiswa langsung memproses informasi yang diberikan Generative artificial intelligence (GAI) dan dikhawatirkan dapat mengurangi keterlibatan mahasiswa dalam proses kognitif khususnya pada working memory. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan berbagai macam publisher seperti Springer, American Psychology Association (APA), frontiers, taylor & francis, SAGE, MDPI, dan elsevier. Selain itu juga menggunakan database seperti PUBMED dengan rentang tahun maksimal 10 tahun terakhir (2016-2026). Pencarian artikel menggunakan kata kunci seperti cognitive offloading, artificial intelligence (AI), Generative artificial intelligence (GAI), working memory, dan menggunakan terjemahan kata kunci tersebut dalam bahasa Indonesia. Pencarian menghasilkan 55 artikel. Seleksi lebih lanjut berdasarkan inklusi menghasilkan 10 artikel. Hasil kajian menyatakan bahwa Cognitive offloading dalam penggunaan Generative artificial intelligence (GAI) memiliki peran membantu working memory memproses informasi dengan beban kognitif yang lebih ringan. Namun, agar kinerja working memory tetap dapat dilatih dan informasi dapat tersimpan lebih baik di long-term memory mahasiswa perlu menetapkan tujuan belajar.
Copyrights © 2026