Tujuan riset ini yaitu mengevaluasi aspek yang menentukan tingkat profitabilitas, melalui Return on Assets (ROA). Riset dilakukan pada institusi perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama rentang waktu 2021 hingga 2023. Aspek yang dianalisis mencakup Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), serta Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Melalui purposive sampling, penelitian menggunakan 17 sampel dari total populasi 47 bank. Data sekunder diolah menggunakan metodologi regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Temuan riset membuktikan secara parsial, bahwa NPL dan BOPO berdampak signifikan terhadap profitabilitas perbankan. Sebaliknya, LDR sebagai salah satu aspek yang menentukan, tidak memperlihatkan pengaruh yang signifikan terhadap ROA dalam periode pengamatan tersebut. Yang berarti cara yang paling efektif menjaga profitabilitas bank adalah dengan menjaga agar tidak banyak kredit yang macet (NPL) dan melakukan efisiensi biaya operasional (BOPO). Sementara itu, mengubah strategi penyaluran jumlah kredit (LDR) tidak terlalu berpengaruh langsung terhadap keuntungan dalam kurun waktu tersebut. Maka perbankan perlu fokus pada penempatan asset yang lebih aman daripada memaksakan kredit yang berisiko tinggi.
Copyrights © 2026