Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan digital mahasiswa melalui pendampingan strategi linguistik dalam komunikasi Islam berbasis pemahaman lintas budaya di era pasca-digital. Kegiatan dilaksanakan di Istanbul Sabahattin Zaim University-Turkeye, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui workshop, diskusi interaktif, simulasi kasus, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait komunikasi digital yang inklusif, kemampuan menyaring informasi, serta penggunaan bahasa yang adaptif dalam konteks lintas budaya. Pendampingan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya komunikasi Islam yang moderat dan kontekstual di ruang digital global. Kegiatan ini diharapkan menjadi model penguatan kapasitas komunikasi digital berbasis nilai keislaman yang adaptif di era pasca-digital.
Copyrights © 2026