Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran ilustrasi dalam buku cerita anak terhadap literasi visual dan preferensi membaca siswa sekolah dasar berdasarkan persepsi guru dan siswa dari berbagai jenjang kelas. Meskipun berbagai kajian telah mengkaji peran ilustrasi secara umum, penelitian yang secara khusus membandingkan cara siswa kelas rendah dan kelas tinggi memaknai ilustrasi dalam konteks yang sama masih sangat terbatas, khususnya di sekolah dasar Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap dua guru (kelas 3 dan kelas 6) dan empat siswa (dua dari kelas rendah dan dua dari kelas tinggi) di SDN Jambuluwuk 2025. Kajian literatur sistematis menggunakan metode PRISMA juga dilakukan terhadap 200 artikel dari Google Scholar, dengan 11 artikel terpilih sebagai rujukan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas rendah memaknai ilustrasi sebagai alat bantu utama dalam memahami alur cerita dan kosakata baru, dengan preferensi terhadap gambar berwarna cerah dan tokoh hewan yang ekspresif. Sebaliknya, siswa kelas tinggi menempatkan ilustrasi sebagai pelengkap simbolik yang memperkaya pengalaman membaca, dengan preferensi terhadap cerita beralur kompleks dan karakter visual yang lebih realistis. Guru kelas rendah menekankan fungsi ilustrasi sebagai scaffolding kognitif dan media penambah kosakata, sementara guru kelas tinggi memanfaatkan ilustrasi sebagai pemantik diskusi nilai karakter. Temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan buku cerita anak yang disesuaikan secara visual dan tematik dengan tahap perkembangan kognitif dan minat siswa di masing-masing jenjang kelas.
Copyrights © 2026