Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembelajaran PJOK PTM 100% di SMA Negeri se-Kabupaten Bantul berdasarkan aspek Context, Input, Process, dan Product. Model evaluasi yang akan digunakan adalah model CIPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi program pembelajaran PJOK PTM 100% di SMA Negeri se-Kabupaten Bantul sebesar 2,48 masuk kategori kurang. Berdasarkan masing-masing komponen evaluasi, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. (1) Context evaluasi program pembelajaran PJOK PTM 100%, sebesar 2,78 masuk kategori baik. Indikator filsafat pembelajaran PJOK sebesar 2,83 pada kategori baik dan tujuan pembelajaran PJOK sebesar 2,72 pada kategori baik. (2) Input evaluasi program pembelajaran PJOK PTM 100%, sebesar 2,48 masuk kategori kurang. Indikator profil guru sebesar 2,82 pada kategori baik, profil peserta didik sebesar 2,37 pada kategori baik, dan sarana dan prasarana pembelajaran sebesar 2,26 pada kurang. (3) Process evaluasi program pembelajaran PJOK PTM 100%, sebesar 2,49 masuk kategori kurang. Indikator RPP sebesar 2,63 pada kategori baik dan pelaksanaan pembelajaran sebesar 2,35 pada kategori kurang. (4) Product evaluasi program pembelajaran PJOK PTM 100%, sebesar 2,16 masuk kategori kurang. Indikator evaluasi proses pembelajaran sebesar 2,13 pada kategori kurang dan evaluasi hasil pembelajaran sebesar 2,19 pada kategori kurang.
Copyrights © 2026