Kemampuan numerasi siswa sekolah dasar, khususnya kelas rendah, perlu diperkuat melalui pembelajaran yang konkret, menarik, dan sesuai tahap perkembangan. Berdasarkan observasi awal di SDK Watumite, siswa kelas II masih mengalami kesulitan berhitung, terutama pada penjumlahan bilangan di atas puluhan, serta menunjukkan antusiasme belajar yang belum optimal karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media pembelajaran sempoa dan mengetahui peningkatan kemampuan numerasi siswa. Metode yang digunakan adalah pendampingan pembelajaran partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 14 siswa kelas II melalui pengenalan media, demonstrasi, latihan terbimbing, dan latihan mandiri. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan sempoa meningkatkan keaktifan, minat, dan pemahaman siswa. Kemampuan numerasi meningkat dari 60% menjadi 80%, sehingga sempoa efektif sebagai alternatif pembelajaran konkret di SDK Watumite pada materi penjumlahan angka-angka besar bagi siswa.
Copyrights © 2026