Maria Katharina Bha
STKIP Citra Bakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SISWA KELAS TINGGI SDK WATUMITE MELALUI PELAKSANAAN KEGIATAN ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) KELAS Maria Katharina Bha; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada kemampuan literasi siswa yang berkaitan dengan pelaksanaan akm di kelas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi siswa kelas V SDK Watumite dalam kegiatan pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi melalui Pelaksanaan asesmen kompetensi minimum Kelas tinggi di SDK Watumite Sudah tergolong baik. Peserta didik kelas tinggi sangat antusias dan senang dengan kegiatan 15 menit membaca sebelum pembelajaran dimulai. Hasil positif dari kegiatan ini adalah melalui kegiatan pelaksanaan AKM kelas, peserta didik mampu dalam meningkatkan kualitas membaca, memahami dan menambah kosakata baru khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN SEMPOA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS RENDAH DI SD MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Maria Katharina Bha; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v4i1.3408

Abstract

Kemampuan numerasi siswa sekolah dasar, khususnya kelas rendah, perlu diperkuat melalui pembelajaran yang konkret, menarik, dan sesuai tahap perkembangan. Berdasarkan observasi awal di SDK Watumite, siswa kelas II masih mengalami kesulitan berhitung, terutama pada penjumlahan bilangan di atas puluhan, serta menunjukkan antusiasme belajar yang belum optimal karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media pembelajaran sempoa dan mengetahui peningkatan kemampuan numerasi siswa. Metode yang digunakan adalah pendampingan pembelajaran partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 14 siswa kelas II melalui pengenalan media, demonstrasi, latihan terbimbing, dan latihan mandiri. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan sempoa meningkatkan keaktifan, minat, dan pemahaman siswa. Kemampuan numerasi meningkat dari 60% menjadi 80%, sehingga sempoa efektif sebagai alternatif pembelajaran konkret di SDK Watumite pada materi penjumlahan angka-angka besar bagi siswa.