Stunting merupakan masalah gizi kronis yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak serta masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman orang tua tentang stunting serta menggambarkan hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan pemahaman mengenai stunting. Kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan, pengukuran antropometri, dan edukasi langsung kepada orang tua balita di Desa Denatan Timur selama 30 hari pendampingan KKN. Hasil menunjukkan terdapat 6 balita stunting, dengan sebagian besar orang tua berada pada kategori pendidikan dasar. Pendampingan diberikan melalui edukasi gizi, anjuran pemberian makanan bergizi, vitamin, obat cacing, dan modifikasi pola makan anak. Disimpulkan bahwa pendidikan orang tua bukan satu-satunya faktor, sehingga edukasi yang kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan diperlukan untuk mendukung pencegahan stunting. Temuan lapangan juga menunjukkan masalah anak sulit makan, pilih-pilih makanan, dan konsumsi jajanan masih dominan.
Copyrights © 2026