Abstract Christian Religious Education (PAK) in elementary schools plays a crucial role in shaping students' understanding and Christian values. Moreover, PAK is not only about transferring knowledge but also fostering students' ability to think critically by responding to and applying Christian values. This study explores how the implementation of a project-based learning (PjBL) model can improve critical thinking skills in five fourth-grade students in PAK learning, focusing on identifying themes related to the fourth-grade material, lesson 12, "ME and MY ENVIRONMENT." This study also employed a qualitative action research method. The research design was a classroom action research (CAR) study, consisting of two cycles, each with two meetings. Furthermore, the instruments used were participatory observation during the implementation of project-based learning, in-depth analysis of project results (presentations, tests), and semi-structured interviews with several informants and documents. Thus, this study provides in-depth insights into how project-based learning can improve students' critical thinking skills, particularly in the context of Christian Religious Education at the elementary school level. Abstrak Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Sekolah Dasar berperan penting dalam membentuk pemahaman dan nilai-nilai Kristiani pada siswa. Apalagi PAK bukan hanya tentang transfer pengetahuan tetapi juga menumbuhkan kemampuan siswa dalam berpikir, dengan merespons dan mengaplikasikan nilai-nilai Kristiani secara kritis. Penelitian ini mengeksplorasikan bagaimana penerapan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada lima siswa kelas IV dalam pembelajaran PAK yang fokusnya pada identifikasi tema sesuai materi kelas IV pelajaran 12 tentang AKU dan LINGKUNGANKU. Dalam penelitian ini juga menggunakan metode penelitian tindakan dengan jenis penelitian kualitatif. Adapun desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang melalui dua siklus dengan masing masing siklus dua kali pertemuan. Selain itu instrumen dalam penelitian ini yaitu melalui observasi partisipatif selama penerapan pembelajaran berbasis proyek, analisis mendalam terhadap hasil proyek (presentasi, tes), wawancara semi-terstruktur dengan beberapa narasumber dan dokumen. Dengan demikian penelitian ini dapat memberikan wawasan secara mendalam terkait bagaimana pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam konteks Pendidikan Agama Kristen di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2025