Media pembelajaran untuk anak-anak ternyata tidak harus melalui bidang akademik. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh para guru, agar anak mendapatkan pengetahuan dengan metode yang menyenangkan .Jika anak didik merasa senang saat menjalani sesuatu, tentu ilmu yang diperoleh akan maksimal. Selain itu, kemampuan pedagogik guru pun diharapkan mampu menciptakan pembelajaran kreatif dan inovatif. Salah satu metode pembelajaran menyenangkan adalah melalui cerita. Profesionalisme guru melalui kompetensi penggunaan dwibahasa dituntut dalam era teknologi berkaitan dengan kapasitas sebagai pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di beberapa TK , di kecamatan Limo Depok. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menstimulasi kemampuan pedagogik para pendidik dan meningkatkan profesionalisme pendidik dalam berkarya menumbuhkembangkan kemampuan literasi dwibahasa kepada anak-anak.
Copyrights © 2018