Humanism: Diversity, Culture, and Religious Moderation
Vol. 1 No. 1 (2026): Humanism: Diversity, Culture, and Religious Moderation

Humanisme Baru di Era Electracies: Transformasi Konsep Kemanusiaan dalam Praktik Media Sosial

Intan Nur Wahyuni (UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini berfokus pada transformasi konsep kemanusiaan di era electracies melalui praktik komunikasi di media sosial. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia mengekspresikan nilai-nilai kemanusiaan dan membentuk identitas diri di ruang virtual. Dengan menggunakan teori electracies dan digital humanism, penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana nilai empati, tanggung jawab, dan refleksi moral dimediasi oleh algoritma, jaringan sosial, serta budaya visual. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui kajian literatur dan analisis konten media sosial yang relevan dengan isu kemanusiaan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humanisme baru muncul sebagai bentuk adaptasi nilai kemanusiaan di lingkungan digital yang interaktif, cepat, dan berbasis citra. Media sosial berfungsi sebagai ruang etis dan estetis tempat manusia membangun identitas, menegosiasikan nilai, serta berpartisipasi dalam wacana sosial melalui praktik digital. Temuan ini menunjukkan bahwa kemanusiaan tidak hilang dalam era teknologi, tetapi bertransformasi melalui hubungan timbal balik antara manusia dan sistem digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi kajian komunikasi digital dan humanisme, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pengembangan etika digital dan literasi media di masyarakat modern.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

humanism

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Social Sciences Other

Description

Humanism: Diversity, Culture, and Religious Moderation merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada kajian interdisipliner mengenai nilai-nilai humanisme dalam konteks keberagaman sosial, kebudayaan, serta praktik moderasi beragama. Jurnal ini menjadi ruang akademik untuk menghadirkan dialog ilmiah ...