Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah di Indonesia, termasuk di Kelurahan Kertasari Ciamis. Tujuan utama dari program bantuan ini adalah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam hal keadaan bangunan, luas bangunan minimum, dan kesehatan penghuninya. Namun, di Kelurahan Kertasari Ciamis, penentuan penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni masih dilakukan secara manual dan sistem seleksinya tidak transparan, sehingga sasaran yang tepat tidak tercapai. Oleh karena itu, tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membantu dan memudahkan Kelurahan Kertasari dalam menentukan atau menyeleksi calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni agar lebih transparan dan lebih tepat sasaran. Metode yang digunakan dalam proses penyeleksian ini adalah metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk pengambilan keputusan yang lebih mudah. Hasil dari penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan aplikasi yang dapat digunakan untuk menentukan penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Kelurahan Kertasari Ciamis. Aplikasi ini memiliki tingkat keberhasilan 90% dalam memberikan keputusan yang tepat dan akurat. Dengan adanya sistem seleksi menggunakan metode SAW dan aplikasi yang transparan, diharapkan program bantuan RTLH dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Hal ini akan memastikan bahwa bantuan RTLH tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Copyrights © 2025