Tujuan tulisan ini adalah untuk menggali dan menganalisa permasalahan yang dihadapi siswa Hindu di Sekolah Dasar Negeri dimana siswa Hindu merupakan siswa minoritas dan bagaimana mengatasi permasalahan tersebut. Menjadi siswa minoritas bukanlah hal yang mudah, karena rentan mendapatkan bullying dari siswa lain yang tentunya berdampak pada kondisi mental siswa yang bersangkutan. Apabila kondisi ini tetap dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik, maka siswa akan enggan untuk belajar dan yang lebih parah lagi menyebabkan gangguan fisik seperti halnya keringat dingin, pusing, mual dan muntah. Oleh karena itu diperlukan manajemen kelas yang tepat agar tercipta kelas yang kondusif sehingga siswa dapat belajar dengan baik dan nyaman. Kajian yang digunakan penulis dalam menulis jurnal ini adalah kualitatif deskriftif dimana penulis mengamati secara empiris kondisi siswa dan melakukan wawancara langsung. Selain itu juga penulis menggunakan sumber literatur baik buku, jurnal dan bahan referensi lainnya. Hasil yang ditemukan dalam kajian ini menunjukan bahwa manajemen kelas merupakan kunci utama dalam menangani permasalahan anak yang menghadapi bullying dalam belajar Agama Hindu di Sekolah Dasar Negeri.
Copyrights © 2022