Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi
Vol. 1 No. 2 (2024)

PENDAMPINGAN UPAYA PENINGKATKAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS DI SD IT AR-RASYID

Kesya Nirma Lumbantobing (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binalita Sudama)
Sriwida Harahap (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binalita Sudama)
Berkat Panjaitan (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binalita Sudama)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2024

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh tim dosen STIKes BSM sebagai salah satu bagian dari Tri Dharma Pendidikan Tinggi dilakukan dari  tanggal  05 Mei sampai dengan 12 Mei 2024. Salah satu lokasi tempat yang dipilih yaitu di SD IT Ar-Rasyid, kecamatan Percut Sei Tuan, kabupaten Deli Serdang berbentuk bimbingan belajar kepada peserta didik. Sasaran kegiatan yang dilaksanakan adalah pembimbingan bahasa indonesia yang baik dan benar. Selain itu juga membimbing dalam penguasaan bahasa inggris yang sangat diperlukan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. Berdasarkan observasi yang dilaksanakan sebelum kegiatan ini dilaksanakan, peserta didik masih banyak yang tidak menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar di saat proses pembelajaran berlangsung. Hal ini merupakan dampak kebiasaan penggunaan bahasa daerah pada kehidupan sehari–hari dan lingkungan keluarga sehingga terbawa-bawa ke sekolah. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik sebagai sasaran PkM sangat antusias, karena tim menggunakan pendekatan secara humanistis baik di sekolah maupun di luar sekolah sesuai dengan jadual yang telah ditetapkan. Di sela-sela kesibukan pembimbingan penguasaan bahasa, tim juga memanfaatkan waktu untuk mengarahkan mereka dalam kegiatan 7K (keamanan, kebersihan, kekeluargaan, keimanan, kerindangan, kerapihan, dan keindahan). Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa rata-rata peningkatan peserta didik berbahasa indonesia dan bahasa inggris masing-masing 85,55% (sangat baik) dan 62,62% (sedang). Peningkatan yang paling menonjol penguasaan bahasa indonesia dan bahasa inggris dialami para peserta didik kelas V dan kelas VI, hal ini karena perkembangan kognitif yang lebih tinggi tingkatannya.

Copyrights © 2024