Dalam konteks pendidikan, metode pembelajaran yang dapat merangsang kreativitas anak dapat dilihat melalui aspek kreativitas yang menjadi fokus penting bagi para pendidik dan peneliti. Pembelajaran berbasis proyek yang dapat diterapkan di PAUD antara lain: membuat produk inovatif dari barang bekas. Model projek ini merupakan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada proyek atau kegiatan nyata yang dilakukan oleh anak, sehingga dapat mendorong anak untuk berpikir kreatif dalam menghasilkan produk atau karya. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kreativitas yang muncul pada anak usia dini setelah mengikuti pembelajaran; (2) untuk menganalisis pengaruh kreativitas anak usia dini dalam kegiatan pembuatan kincir abjad. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah anak didik kelompok B usia 5-6 tahun RA Riyadhus Shalihin Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara yang dilakukan pada bulan Juni 2025. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes performance, dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data terdiri reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa kreativitas pada anak usia dini dapat bermanifestasi melalui ekspresi, imajinasi, kemampuan menghasilkan karya baru dan unik, serta rasa ingin tahu dan eksperimentasi. Bentuk-bentuk kreativitas tersebut ialah berupa majinasi dan ekspresi artistik, kemampuan inovatif dan pemecahan masalah, rasa ingin tahu dan eksperimentasi, serta kreativitas melalui berbagai media dan bahan. Kemudian, adanya pengaruh kreativitas anak usia dini dalam projek pembuatan kincir abjad. menunjukkan adanya perubahan dengan tingkat kreativitas anak hal ini tampak pada perilaku anak yang aktif dalam segala hal, terlihat perkembangan kemampuan kreativitas anak mulai dari anak sudah mampu berpikir lancar, berfikir luwes atau fleksibel, berfikir orisinal, dan keterampilan merinci atau mengelaborasi yang dimana hal teersebut merupakan ciri-ciri dari kreativitas anak. Bahwa anak didik dapat memperluas pemikiran anak yang berguna untuk menghadapi masalah, dapat menerapkan pengetahuan, sikap dan keterampilan, kemampuan individual dan kerja sama dalam kelompok, dan mengembangan aktivitas, kreativitas serta memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak sejak dini.
Copyrights © 2024