Transformasi digital dalam pendidikan telah mendorong pemanfaatan teknologi metaverse sebagai ruang pembelajaran inovatif di sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan peran guru dalam pembelajaran berbasis metaverse, mengidentifikasi tantangan pedagogis yang dihadapi, serta mengevaluasi kesiapan kompetensi digital guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap guru di beberapa sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru mengalami pergeseran dari penyampai informasi menjadi fasilitator, mediator, dan desainer pengalaman belajar yang interaktif dan imersif. Namun, implementasi pembelajaran berbasis metaverse menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta kurangnya pelatihan profesional yang berkelanjutan. Selain itu, kesiapan kompetensi digital guru masih bervariasi, terutama dalam aspek pedagogi digital, penguasaan teknologi, dan integrasi konten pembelajaran. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran berbasis metaverse sangat bergantung pada peningkatan kompetensi digital guru, dukungan institusi, serta pengembangan model pelatihan yang adaptif dan berkelanjutan untuk menghadapi dinamika pendidikan di era digital
Copyrights © 2025