Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas yang digunakan oleh ibu usia muda dalam membentuk kemandirian anak usia dini serta hambatan yang mereka hadapi dalam proses tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran ibu, khususnya yang masih berusia muda, dalam mendidik anak agar dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri sejak usia dini. Kemandirian merupakan salah satu aspek perkembangan yang harus ditanamkan sejak dini melalui kegiatan harian dan pola asuh yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah lima orang ibu usia muda yang memiliki anak usia dini dan tinggal di Desa Bailangu Barat, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh ibu usia muda dalam membentuk kemandirian anak meliputi pembiasaan melalui kegiatan harian, pemberian contoh langsung, pemberian tanggung jawab sederhana, serta komunikasi positif yang mendorong anak untuk berani mencoba. Hambatan yang dihadapi para ibu dalam menerapkan strategi tersebut antara lain ketidakkonsistenan dalam menerapkan aturan, pengaruh lingkungan dan keluarga besar, keterbatasan pengetahuan, kelelahan fisik, serta ketidakstabilan emosi. Meskipun demikian, ibu usia muda tetap berupaya secara aktif dan adaptif dalam membentuk kemandirian anak. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa dengan pendekatan yang tepat dan dukungan lingkungan yang memadai, ibu usia muda dapat memainkan peran penting dalam membentuk kemandirian anak usia dini secara efektif
Copyrights © 2025