Studi ini mengeksplorasi pengalaman guru Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) dalam menerapkan diskusi kelompok kecil (SGD) untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa di SMP di Karawang, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan inkuiri naratif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu guru Bahasa Inggris yang berpengalaman dalam menerapkan SGD. Analisis tematik mengungkapkan beberapa temuan utama: (1) SGD meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan diri siswa, (2) mendorong pembelajaran antarteman dan pemahaman teks secara kooperatif, (3) meningkatkan pemahaman melalui penciptaan makna kolaboratif, (4) menggeser peran guru dari instruktur menjadi fasilitator, dan (5) menghadirkan tantangan terkait ukuran kelas, keseimbangan partisipasi, dan penilaian. Para guru mengatasi tantangan ini dengan membentuk kelompok heterogen, menetapkan peran, dan mengintegrasikan evaluasi sejawat. Temuan ini mendukung gagasan bahwa SGD tidak hanya meningkatkan pemahaman membaca tetapi juga keterampilan komunikasi dan kerja sama tim. Studi ini menyimpulkan bahwa diskusi kelompok kecil, jika dirancang dan dipandu dengan cermat, dapat mendorong pembelajaran aktif dan meningkatkan hasil membaca EFL. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi SGD dalam konteks yang lebih luas dan mengembangkan strategi penilaian yang efektif untuk pembelajaran berbasis kelompok.
Copyrights © 2026