Perselingkuhan rumah tangga sudah banyak ditemui di tengah masyarakat. Ketika perselingkuhan terjadi dalam suatu hubungan rumah tangga, langkah selanjutnya hanya terdapat dua pilihan, yaitu berpisah atau bertahan. Ketika pasangan memilih untuk bertahan, timbulnya kontradiksi pun tidak dapat terelakkan. Melalui pendekatan analisis deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji komunikasi yang dilakukan istri dalam mengatasi kontradiksi yang muncul saat mempertahankan pernikahan pasca perselingkuhan suami. Data dikumpulkan melalui in-depth interview dengan istri yang memilih untuk tetap bertahan dalam pernikahan pasca perselingkuhan suami. Hasil penelitian mengungkapkan adanya adaptasi komunikatif yang beragam yang dilakukan istri dalam mengatasi kontradiksi terhadap keinginan, harapan, perasaan, serta pengelolaan perasaan. Pengelolaan kontradiksi yang dirasakan istri dilakukan baik dengan mengkomunikasikan perasaan istri kepada suami maupun dengan mengatasinya seorang diri tanpa menyampaikan perasaannya kepada suami.
Copyrights © 2026