Etika penelitian pada level doktoral memiliki peran fundamental bagi integritas dan kontribusi ilmiah, khususnya di bidang yang sangat bergantung pada data simulasi seperti teknologi MIMO dan IoT. Praktik fabrikasi data simulasi, dengan memanipulasi atau menciptakan data yang tidak valid, mengancam integritas ilmiah dan menjadi faktor dalam kasus-kasus penarikan (retraksi) artikel ilmiah. Penelitian ini menganalisis dampak fabrikasi data tersebut dalam riset telekomunikasi berbasis simulasi. Melalui pendekatan tinjauan literatur dan studi kasus, penelitian menunjukkan bahwa fabrikasi data tidak hanya merusak kredibilitas publikasi dan keandalan hasil, tetapi juga berpotensi mengarah pada pengembangan teknologi yang tidak efisien atau berbahaya. Kasus retraksi mencerminkan kegagalan pengawasan dalam proses publikasi serta tekanan untuk mempublikasikan klaim yang tidak realistis. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat kebijakan untuk meningkatkan transparansi, verifikasi data, dan pengawasan dalam publikasi ilmiah. Kesimpulannya, diperlukan pendekatan kolaboratif antara peneliti, lembaga pendidikan, penerbit, dan regulator untuk membangun ekosistem penelitian yang lebih etis dan transparan, sehingga menjaga kemajuan teknologi yang didasarkan pada riset yang andal.
Copyrights © 2026