Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penafsiran surah Al-Fatihah dalam dua kitab tafsir kontemporer, yaitu Tafsir al-Misbah karya Quraish Shihab dan Tafsir Asy-Sya’rawi karya Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan muqaran (komparatif), melalui analisis terhadap sumber primer berupa kedua kitab tafsir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan orientasi antara keduanya: Quraish Shihab lebih menekankan aspek kontekstual, kebahasaan, dan relevansi sosial, sedangkan Asy-Sya’rawi mengedepankan dimensi spiritual, teologis, dan pendekatan sufistik. Perbandingan penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Fatihah menunjukkan ragam makna dan penekanan sesuai latar belakang keilmuan dan metodologi masing-masing mufassir. Penelitian ini menegaskan pentingnya memahami ragam pendekatan tafsir dalam memperkaya khazanah pengetahuan keislaman, khususnya dalam memahami makna surah Al-Fatihah sebagai inti Al-Qur’an.
Copyrights © 2026