Jurnal Dakwah Tabligh
Vol 18 No 1 (2017)

SOSIAL MEDIA SEBAGAI PASAR BAGI MASYARAKAT MODERN (SEBUAH KRITIK TERHADAP BUDAYA POPULER)

Varatisha Anjani Abdullah (Universitas Pamulang Tangerang Selatan Banten)



Article Info

Publish Date
16 Apr 2018

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat perubahan perilaku masyarakat modern karena pengaruh internet. Perubahan pola perilaku itu akan terlihat pada terbentuknya pasar-pasar digital bermediumkan internet atau yang lebih dikenal dengan nama online shopping yang masuk ke dalam budaya populer. Budaya populer terbentuk pasca terbentuknya juga era industri. Era industri disebabkan salah satunya oleh perkembangan teknolgi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi yang diwakili dengan adanya internet. Kehadiran internet memang telah banyak merubah tatanan hidup masyarakat. Perkembangan teknologi telah membuat manusia masuk ke dalam era digital, di mana semua dilakukan dengan bantuan perangkat elektronik dan digital. Salah satunya yang mengalami perubahan ialah terbentuknya pasar baru, yakni pasar digital melalui kehadiran sosial media. Semua itu adalah bagian dari budaya populer yang menjadikan manusia memiliki hubungan erat dengan kegiatan konsumsi. Barang-barang yang dikonsumi melalui aktivitas virtual di dunia maya menjadi identitas sosial baru sebagai masyarakat modern yang dinamis. Penciptaan kebutuhan yang dilakukan di dunia virtual membuat manusia memiliki hasrat-hasrat untuk mengkonsumsi barang yang belum tentu di butuhkan dalam kesehariannya. Inilah memang tujuan dari sistem kapitalisme yang ingin menjadikan manusia sebagai budaknya.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

tabligh

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Tabligh Journal is a scientific publication for research topics and studies on communication and da'wah. The form of publiation that we receive will be reviewed by reviewers who have a concentration in the field of Communication, specifically Da'wah and Communication.We publish this journal twice a ...