Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DAN ARBITRASE MUAMALAT INDONESIA Hidayanto, M. Fajar
Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 10 (2003): Lembaga Keuangan Islam
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Financial Institution and Instruments as instution is approved get optimal provit within is activities. Through assets placement on profitable investmen in minimum risk, which inspirate its mission and operational action. However, require, this instution to put great concideration …
KEPEMIMPINAN DAN KORUPSI (SIMBIOSIS MUTUALISME) Hidayanto, M. Fajar
Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 13 (2005): Kepemimpinan Indonesia Pasca Pemilu 2004 Dalam Perspektif Fiqih Siyasah
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The leadership and corruption in this era denote twoi sides of a coin and closed related to each other. The corruption happe s in Indonesia because of untrusted leadership. The standard that can be an indicator of successful leadership is not enough only to free and does not punish corruptors. The long term and ideal leadership is clean and free from corruption. Kata kunci: pemimpin, korupsi, curang, dan negara
The Effectiveness Of Substances In Growth Regulators On Growth Of Root Cutting Of Mother-In Law’s Tongue Leaves (Sansevieria trifasciata) Ahmad Zainul Arifin; Fajar Hidayanto; Ridwan Isnaeni Mahfud
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v4i1.1780

Abstract

Air pollution is often a major problem in industrial cities because it causes various respiratory diseases. Mother-in law’s tongue (Sansevieria trifasciata) is an ornamental plant that has many benefits. One of them is to help reducing the concentration of carbon monoxide gas in the air. In addition, this plant is easily propagated by cutting. The purpose of this study was to determine the effectiveness of natural and synthetic growth regulators (ZPT) with various doses on root growth of three materials from plant cuttings. This study used a completely randomized design (CRD) with three factors and three replications. The first factor was the type of ZPT, among others, shallot filtrate and Rootone-F. The second factor is the forth ZPT concentration. They are 25%, 50%, 75% and 100%. The third factor is the origin of the plant cuttings. If the collected data has a significant effect it would be further tested by using DMRT (Duncan Multiple Range Test) at a level of 5%. The results showed that the difference in ZPT had a significant effect on root length, but did not affect significantly the number of roots, fresh weight and dry weight. The treatment interaction had a very significant effect on the root length of Sansivera. The interaction with the highest value was found in the interaction of treatment with PGR type Rootone-F with a concentration of 100% with the cuttings originating from the middle of the plant, while the lowest was in the interaction between PGR type and onion filtrate with a concentration of 25% with the cuttings originating from the tip of the plant.
UJI PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI OKRA (Abelmoschus esculentus L.) AKIBAT PEMUPUKAN KOTORAN AYAM FERMENTASI Retno Tri Purnamasari; Chika Anindya Karina; Ratna Zulfarosda; Fajar Hidayanto
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 19 No 1 (2022): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v19i1.1979

Abstract

Tanaman okra (Abelmoschus esculentus L.) menjadi salah satu sayuran dengan harga ekonomis. Penggunaan pupuk kimia juga sangat berdampak besar apabila diaplikasikan pada tanah secara terus-menerus. Maka dari itu perlu adanya pembaruan sifat fisik tanah dan menekan penggunaan pupuk kimia salah satunya yaitu menggunakan pupuk kotoran atau kandang ayam. Penelitian ini dilakukan Desa Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan, dimulai pada bulan Oktober sampai April 2021. Tujuan percobaan ini untuk mengetahui dan menentukan dosis perlakuan yang tepat untuk tanaman okra. Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial menjadi pilihan rancangan percobaan dalam penelitian ini dengan perlakuan yang digunakan adalah perbedaan dosis pupuk kandang ayam dengan enam kali ulangan. Perlakuan pertama adalah tanpa pupuk kandang ayam (kontrol), perlakuan kedua, ketiga dan keempat masing-masing adalah pupuk kandang ayam 10 ton.ha-1,15 ton.ha-1 dan 20 ton.ha-1. Variabel pengamatan meliputi jumlah dan luas daun, bobot kering total tanaman, bobot segar buah per petak dan per hektar. Hasil penelitian adalah perlakuan berbagai dosis pupuk kandang ayam fermentasi mampu mempengaruhi pertumbuhan dan produksi okra. Perlakuan keempat (pupuk kandang ayam 20 ton.ha-1) menjadi perlakuan dengan pengaruh sangat nyata di setiap komponen pengamatan saat umur tanaman 42 HST dan bobot segar buah tertinggi juga terdapat pada perlakuan 20 ton.ha-1 yaitu 6.37 kg.petak-1 dan 5,69 ton.ha-1.
PEMANFAATAN LIMBAH BUNGA KRISAN (Chrysanthemum sp.) SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PRODUKSI SABUN CAIR DI KABUPATEN PASURUAN Retno Tri Purnamasari; Hari Wahyuni; Fajar Hidayanto
MINDA BAHARU Vol 6, No 1 (2022): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v6i1.3492

Abstract

Pemberdayaan masyarakat petani krisan melalui pemanfaatan limbah bunga krisan bertujuan untuk memanfaatkan limbah menjadi teknologi tepat guna. Pembuatan sabun cair akan bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Dusun Kadipaten karena dapat menambah wawasan tentang pemanfaatan limbah dan menambah penghasilan masyarakat dengan cara menjualnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi (1) wawancara dan observasi, (2) sosialisasi dengan ceramah dan diskusi atau tanya jawab dan (3) pelatihan dengan ceramah dan praktek. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa dan kelompok tani Sidorejo, Dusun Kadipaten, Desa Tutur, Kabupaten Pasuruan dan kegiatan berlangsung selama dua hari. Berdasarkan aspek capaian, program, pengabdian masyarakat ini sangat efektif untuk mengoptimalkan potensi lokal yaitu limbah bunga krisan dan secara aspek hasil dan manfaat dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk memproduksi sabun cair secara mandiri. Selain itu, sabun cair yang diproduksi dapat membantu perekonomian petani krisan yang pendapatannya cenderung menurun akibat pandemic COVID-19.
PENGARUH DOSIS KOMPOS TONGKOL JAGUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum (L.)) Akhmad Zulmy Assiddiqi; Sulistyawati Sulistyawati; Retno Tri Purnamasari; Fajar Hidayanto
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 47, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v47i1.5615

Abstract

This study aims to determine the effect of the dose of corncob compost on the growth and production of shallots. The research was conducted in Pateguhan Village, Pasuruan Regency from January to April 2021. The soil used had a pH of 5.8 with a c-organic content of 2.41%, N-total 0.17%, P2O5 38.46 ppm, and K2O 0.80 ppm. This study was arranged in a one-factor randomized block design (RBD) with six replicates with the following treatment with doses of corncob compost: P0 = control, without corncob composting P1 = treatment with compost at a dose of 10 tons.ha-1 P2 = treatment giving compost at a dose of 15 tons.ha-1 P3 = treatment with compost at a dose of 20 tons.ha-1. The data obtained from the study were analyzed using analysis of variance (F test), if there was a significant effect, then continued with the 5% level BNT test. The results showed that the dose of corncob compost treatment had an effect on the growth and yield of shallots. Treatment of corn cobs compost at a dose of 20 tons.ha-1 gave the highest yield on the observation of growth components, growth analysis and yield components. Treatment of corncob compost at a dose of 20 tons.ha-1 produced a tuber weight of 8.74 tons.ha-1, at a dose of 15 tons.ha-1 corn cobs compost treatment produced a tuber weight of 6.49 tons.ha-1, at a dose of 10 ton.ha-1 corn cobs compost treatment yielded tuber weight of 5.26 ton.ha-1 and the lowest yield was found in the control treatment with yield of 4.17 ton.ha-1.
Sosialisasi Pengembangan UMKM Di Masa Pandemi Melalui Pengenalan Pemasaran Digital Di Kelurahan Ngemplakrejo, Kota Pasuruan Retno Tri Purnamasari; Fajar Hidayanto
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.244 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.2871

Abstract

Situasi pandemi Covid-19 menghasilkan banyak dampak di berbagai sektor, salah satunya yang paling terdampak adalah sektor perekonomian. Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Indonesia tidak terlepas dari peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), namun saat ini peran tersebut cenderung pasif karena banyak UMKM yang mengalami penurunan jumlah penjualan. Kelurahan Ngemplakrejo memiliki banyak potensi UMKMyang bersumber dari perikanan dan kelautan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan penjelasan dalam mengantisipasi dampak pandemi melalui penggunaan dan pengelolaan media digital sebagai media pemasaran yang mudah dan terjangkau. Metode yang digunakan adalah 1) observasi situasi masyarakat, 2) identifikasi masalah, dan 3) sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para pelaku usaha memberikan respon positif dengan adanya sosialisasi yang diberikan tim pengabdian. Respon tersebut ditandai dengan antusias pelaku usaha mengenal berbagai platform online shop seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, OLX, Tiktok, dan platform lainnya.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS KROP (Brassica oleracea L.) DATARAN RENDAH AKIBAT PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM FERMENTASI DAN PUPUK NITROGEN ANORGANIK Retno Tri Purnamasari; Sulistyawati Sulistyawati; Fajar Hidayanto; Reza Hardiansah
BUANA SAINS Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v22i1.3740

Abstract

The aimed of this study was to obtain the dose of fermented chicken manure and inorganic nitrogen fertilizer for the high growth and yield of cabbage. The study used a Randomized Block Design with one factor, namely the use of a combination of fermented chicken manure and inorganic nitrogen fertilizer. The first treatment was fermented chicken manure 15 tons ha-1 combined with 75% inorganic nitrogen fertilizer; The second treatment was fermented chicken manure 15 tons ha-1 combined with 50% inorganic nitrogen fertilizer; The third treatment was fermented chicken manure 20 tons ha-1 combined with 75% inorganic nitrogen fertilizer; The fourth treatment was fermented chicken manure 20 tons ha-1 combined with 50% inorganic nitrogen fertilizer; The fifth treatment was fermented chicken manure 25 tons ha-1 combined with 75% inorganic nitrogen fertilizer; The sixth treatment was fermented chicken manure 25 tons ha-1 combined with 50% inorganic nitrogen fertilizer. The results showed the effect of the dose of fermented chicken manure and inorganic nitrogen fertilizer on the growth and yield of cabbage crop, the application of fermented chicken manure 25 tons ha -1 combined with inorganic nitrogen fertilizer as much as 75% produces the highest yield on all observation parameters with the highest crop weight weighing 27.37 tons ha-1.
ANALISIS PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PASURUAN TAHUN 2011-2020 Fajar Hidayanto; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 19 No 2 (2022): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v19i2.2233

Abstract

Kota Pasuruantermasuk ke dalam Provinsi Jawa Timur yang terletak di kawasan pesisir dan batas utara langsung dengan Selat Madura. Seiring dengan peningkatan kebutuhan manusia telah terjadi perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan di Kota Pasuruan dari tahun 2011-2020. Metode analisis yang digunakan kajian ini menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) pada citra temporal tahun 2011 dan 2020 yang didigitalisasi untuk penggunaan lahan saja. Kajian ini diharapkan dapat memberikan sejumlah informasi secara visual,kemudian dapat dijadikann sebagai dokumen informasi bagi pemerintah maupun pihak terkait Kota Pasuruan untuk menentukan kebijakan pembangunan di Kota Pasuruan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan lahan yang terjadi di Kota Pasuruan cukup signifikan untuk beberapa penggunaan lahan seperti lahan pemukiman (26,17 % menjadi 36,65%), lahan sawah (56,35 % menjadi 47,08%), lahan tambak (16,45% menjadi 16,24%) dan pada tahun 2020 terjadi alih fungsi lahan pertanian lahan kering bercampur semak menjadi lahan pemukiman dan lahan persawahan.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS MENGGUNAKAN BIODEKOMPOSER LIMBAH INDUSTRI SUSU DI KOTA PASURUAN Ahmad Zainul Arifin; Fajar Hidayanto
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10010

Abstract

Pengomposan adalah pengurainan secara biologi dari limbah organik yang berasal dari tanaman maupun hewann dalam kondisi yang terkendali hingga stabil untuk dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memperkenalkan dan melatih masyarakat Kota Pasuruan dalam pembuatan kompos menggunakan biodekomposer limbah pabrik susu. Metode pelatihan menjadi pilihan tepat untuk menyampaikan materi pengabdian ini. Hasilnya, pemahaman dan wawasan baru yang diberikan tim pengabdian seputar pemanfaatan limbah organik dapat diterima baik masyarakat. Manfaat lainnya, pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk membuat pupuk kompos secara kelompok, mandiri, dan berkelanjutan dapat meningkat seiring ketersediaan pupuk anorganik yang saat ini menjadi non-subsidi serta efek jangka panjang penggunaan pupuk kompos untuk memperbaiki kualitas dan kesuburan tanah.