Inovasi perpustakaan sekolah menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang menekankan pada kemandirian, kreativitas, dan peningkatan kompetensi literasi siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk inovasi perpustakaan sekolah serta dampaknya terhadap peningkatan literasi siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari berbagai jurnal, buku, dan hasil penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi perpustakaan, seperti digitalisasi koleksi, pengembangan perpustakaan berbasis teknologi, penyediaan ruang literasi yang interaktif, serta program literasi kreatif, mampu meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa secara signifikan. Selain itu, peran pustakawan dan guru dalam mengintegrasikan perpustakaan dengan kegiatan pembelajaran juga menjadi faktor pendukung utama. Dengan demikian, inovasi perpustakaan sekolah di era Merdeka Belajar memiliki dampak positif terhadap penguatan budaya literasi siswa serta mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih fleksibel dan bermakna.
Copyrights © 2026