Aktivitas pertambakan garam menghasilkan limbah produksi garam berupa bittern. Bittern berbentuk cairan kekuningan dan memiliki parameter khusus dalam bentuk tingkat konsentrasi, yang disebut oBe. Umumnya, oBe air laut adalah 26-29 oBe. Bittern berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jika dibuang langsung ke perairan, terutama pada kualitas air dan ekosistem perairan sekitarnya. Disisi lain, bittern mengandung mineral dan senyawa kimia yang bermanfaat bagi berbagai aplikasi kehidupan seperti magnesium sulfat (MgSO4), natrium klorida (NaCl), magnesium klorida (MgCl2), kalium klorida (KCl), kalsium klorida (CaCl2), Natrium Bromida (NaBr) dan unsur mikro seperti yodium, molybdenum, selenium, seng). Namun pemanfaatan bittern masih terbatas sehingga perludilakukan penelitian untuk mengetahui potensi bittern dalam pengelolaan limbah dan aplikasi berbasis sumber daya kelautan. Kajian ini dilakukan dengan metode kualitatif yaitu systematic literature review. Potensi penggunaan bittern dalam pengolahan limbah dan aplikasi berbasis sumber daya kelautan diantaranya sebagai koagulan dalam pengolahan air limbah pengolahan ikan, pupuk multinutrien dan struvite bagi tambak ikan dan campuran air perendam dan pengawet ikan.
Copyrights © 2026