Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGOLAHAN BUAH MANGROVE MENJADI PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN PADA KELOMPOK MASYARAKAT YAYASAN LINGKUNGAN HIDUP ESTUARI DESA CEMARA WETAN KABUPATEN INDRAMAYU Salsabiela, Mutiara; Astriyandi, Asep Andri; Windiari, Ira Puspita; Nasukha, Shaicfah Bachaer Nebu; Wijaya, Randi
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.4680

Abstract

The mangrove ecosystem in Cemara Wetan Village, Cantigi District, Indramayu Regency, has high potential but has not been optimally utilized, especially in economic aspects. Local communities still do not understand the added value of mangroves as raw materials for food products. Community service activities were carried out in the form of training on processing mangrove fruit into food and beverage products with economic value. The implementation method included a learning-by-doing approach, interactive discussions, and direct practice consisting of three main stages: preparation, implementation, and evaluation. This activity upholds the principle of CAPACITY (Involvement, Accessibility, Participation, Nodes, Innovation, Follow-up, and Direct Application) to ensure active community involvement. The training resulted in various processed products, such as dodol (sweet candy), syrup, wrakas leaf chips, and sponge cakes made from mangrove fruit, which have been simply packaged ready for marketing. The implementation results showed a 100% participant participation rate, with high enthusiasm during both theory and practice sessions. Participants actively asked questions, discussed, and were directly involved in the entire processing process. Positive feedback was also obtained, indicating a good acceptance of this innovation. This training has successfully increased the community's capacity to utilize local resources sustainably and opened up opportunities for developing ecotourism and mangrove-based creative economic businesses.
Potensi Bittern dalam Pengelolaan Limbah dan Aplikasi Berbasis Sumber Daya Kelautan Salsabiela, Mutiara; Nugraha, Julfi Adrian; Nasukha, Shaicfah Bachaer Nebu; Syabita, Berliana Putri
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v8i1.15100

Abstract

Aktivitas pertambakan garam menghasilkan limbah produksi garam berupa bittern. Bittern berbentuk cairan kekuningan dan memiliki parameter khusus dalam bentuk tingkat konsentrasi, yang disebut oBe. Umumnya, oBe air laut adalah 26-29 oBe. Bittern berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jika dibuang langsung ke perairan, terutama pada kualitas air dan ekosistem perairan sekitarnya. Disisi lain, bittern mengandung mineral dan senyawa kimia yang bermanfaat bagi berbagai aplikasi kehidupan seperti magnesium sulfat (MgSO4), natrium klorida (NaCl), magnesium klorida (MgCl2), kalium klorida (KCl), kalsium klorida (CaCl2), Natrium Bromida (NaBr) dan unsur mikro seperti yodium, molybdenum, selenium, seng). Namun pemanfaatan bittern masih terbatas sehingga perludilakukan penelitian untuk mengetahui potensi bittern dalam pengelolaan limbah dan aplikasi berbasis sumber daya kelautan. Kajian ini dilakukan dengan metode kualitatif yaitu systematic literature review. Potensi penggunaan bittern dalam pengolahan limbah dan aplikasi berbasis sumber daya kelautan diantaranya sebagai koagulan dalam pengolahan air limbah pengolahan ikan, pupuk multinutrien dan struvite bagi tambak ikan dan campuran air perendam dan pengawet ikan.