Pengabdian ini bertujuan untuk menyajikan hasil pendataan dan identifikasi kekumuhan di Kelurahan Bugis sebagai dasar pengembangan permukiman layak huni. Metode yang digunakan yakni deskriptif kualitatif. data menunjukkan bahwa kawasan kumuh tersebar pada 6 RT dan 6 RW dengan luas 16,16 Ha, bertipologi tepian air dan dataran rendah, serta mencakup 353 rumah yang teridentifikasi sebagai rumah kumuh. Identifikasi masalah menegaskan persoalan utama pada kepadatan bangunan, jalan lingkungan, drainase, sanitasi, air bersih, dan pengelolaan sampah. Skor enam komponen kekumuhan mencapai 19 yang menunjukkan kategori kumuh sedang. Forum partisipatif juga menempatkan drainase, MCK umum, dan air bersih sebagai isu prioritas. Pendataan terintegrasi, verifikasi lapangan, dan pelibatan warga menjadi prasyarat penting bagi pengembangan permukiman yang lebih layak dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026