Perilaku merokok di kalangan remaja tetap menjadi sebuah masalah kesehatan masyarakat yang berdampak negatif terhadap kualitas kesehatan generasi muda. Tingginya tingkat kebutuhan akan informasi kesehatan yang rendah menyebabkan remaja kurang memahami bahaya rokok konvensional maupun rokok elektrik, serta risiko yang dialami oleh perokok pasif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan melalui pendidikan mengenai bahaya merokok di SMA Negeri 2 Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan promosi kesehatan berbasis sekolah dengan metode seperti penyuluhan yang bersifat interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi kelompok, serta pemasangan poster kesehatan. Evaluasi dilakukan dengan cara pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan setelah mendapatkan intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa di semua indikator, terutama mengenai mekanisme kecanduan nikotin, dampak merokok terhadap kesehatan fisik dan mental, serta pemahaman mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pendidikan kesehatan melalui sekolah efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja sebagai langkah preventif untuk mengurangi perilaku merokok.
Copyrights © 2026