Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas 3 SDN Karangreja 04 di Kota Bekasi dalam memahami dan mempraktikkan tata cara ibadah wajib. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan kemampuan siswa dalam melaksanakan ibadah masih berada pada tingkat rendah hingga sedang. Dari 42 siswa, hanya sekitar setengahnya yang dapat melakukan gerakan dan urutan ibadah dengan benar. Rendahnya kemampuan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jumlah siswa yang melebihi kapasitas ideal, kurangnya waktu praktik, kurangnya kebiasaan beribadah di sekolah, serta kurangnya teladan di lingkungan keluarga. Selain itu, pembelajaran fiqih (shalat) terkait belum cukup mendalam, sehingga memengaruhi tingkat pemahaman dan keterampilan siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyeimbangkan teori dan praktik, memperkenalkan metode pembelajaran yang lebih beragam, serta melibatkan kerja sama antara sekolah dan orang tua untuk menanamkan kebiasaan beribadah pada siswa.
Copyrights © 2026