Rendahnya pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPAS menuntut adanya inovasi pembelajaran yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran VARK berbantuan media Kahoot terhadap pemahaman konsep IPAS kelas IV di SDN 2 Marga Agung, Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent control group design. Sampel terdiri dari 60 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji N-Gain, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 51,6 menjadi 86, sedangkan kelas kontrol dari 50 menjadi 80. Nilai N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,7181 (kategori tinggi), sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,5752 (kategori sedang). Selain itu, hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,004 (< 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan. Dengan demikian, model VARK berbantuan Kahoot lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dibandingkan Discovery Learning berbantuan Kahoot.
Copyrights © 2026