Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) dalam meningkatkan keterampilan 4C (critical thinking, creativity, collaboration, communication) siswa sekolah dasar di Bangkinang Kota pada era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek yang dikembangkan memiliki tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas yang baik. Penerapan model ini mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi siswa secara signifikan. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan setelah penerapan model. Siswa menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dalam proses pembelajaran serta mampu memahami konsep matematika secara lebih mendalam dan kontekstual. Dengan demikian, model pembelajaran matematika berbasis proyek layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam menghadapi tantangan era Society 5.0.
Copyrights © 2026