Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh tenaga kesehatan akibat aktivitas kerja yang tidak ergonomis. Postur kerja yang salah, beban kerja yang tinggi, serta lama kerja yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko terjadinya LBP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan postur kerja, lama kerja, dan beban kerja dengan kejadian Low Back Pain pada staff kesehatan di Puskesmas Lambiku Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh staff kesehatan Puskesmas Lambiku dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara postur kerja dengan kejadian Low Back Pain (p < 0,05), terdapat hubungan antara beban kerja dengan kejadian Low Back Pain (p < 0,05), dan tidak terdapat hubungan antara lama kerja dengan kejadian Low Back Pain (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah postur kerja dan beban kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian Low Back Pain pada staff kesehatan, sedangkan lama kerja tidak terbukti memiliki hubungan yang signifikan. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan penerapan prinsip ergonomi kerja dan mengatur distribusi beban kerja guna mencegah terjadinya Low Back Pain pada tenaga kesehatan.
Copyrights © 2026