Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik memiliki peranan yang signifikan dalam mendukung keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani (Penjas), terutama dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara penggunaan Bahasa Indonesia yang jelas, tepat, dan komunikatif oleh guru Penjas dengan tingkat motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala sikap. Instrumen penelitian mengukur persepsi siswa terhadap kejelasan instruksi guru serta indikator motivasi belajar yang meliputi antusiasme, keaktifan, kepercayaan diri, dan ketekunan dalam mengikuti pembelajaran Penjas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan Bahasa Indonesia oleh guru, yang ditandai dengan pemahaman instruksi yang baik dan tingginya motivasi belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif antara penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif dengan peningkatan motivasi belajar dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Dengan demikian, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pembelajaran Penjas yang menarik, aman, dan bermakna bagi siswa.
Copyrights © 2026