Abstrak Pengelolaan sampah perkotaan memerlukan dukungan sistem operasional yang efisien, khususnya pada aspek pengumpulan dan pengangkutan sampah di tingkat permukiman. Salah satu komponen biaya operasional yang signifikan adalah penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan roda tiga sebagai sarana utama pengangkutan sampah dari sumber ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pelaksanaan dalam memperoleh estimasi kebutuhan BBM kendaraan roda tiga melalui pelaksanaan uji petik. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan dengan teknik pengukuran jarak tempuh per liter BBM (km/liter) untuk memperoleh data konsumsi bahan bakar berdasarkan kondisi riil di lapangan. Hasil pelaksanaan uji petik ini menunjukkan pentingnya pengelolaan BBM berbasis data empiris sebagai dasar perencanaan anggaran dan evaluasi kinerja operasional kendaraan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemeliharaan kendaraan secara berkala serta peningkatan kapasitas pengemudi dalam menerapkan perilaku berkendara hemat energi guna meningkatkan efisiensi penggunaan BBM, sekaligus mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan layanan persampahan. Kata kunci: pengabdian masyarakat; uji petik BBM; kendaraan roda tiga; pengelolaan sampah; efisiensi operasional AbstractUrban waste management requires efficient operational systems, particularly in the collection and transportation of waste at the residential level. One of the major components of operational costs is fuel consumption in three-wheeled vehicles which function as the primary means of transporting waste from its source to Temporary Disposal Sites (TPS). This activity aims to assist in estimating fuel requirements for three-wheeled waste collection vehicles through the implementation of a spot-check method. The methodology consists of three main stages are preparation, implementation, and reporting with utilizing a fuel efficiency measurement approach based on distance traveled per liter (km/liter) to capture actual fuel consumption under real field conditions. These findings emphasize the importance of data-driven fuel management as a basis for budget planning and operational performance evaluation. Accordingly, regular vehicle maintenance and driver capacity development in adopting fuel-efficient driving practices are recommended to enhance fuel efficiency. Furthermore, such measures contribute to improving transparency and accountability in the management of urban waste services. Keywords: community service; fuel consumption spot-check; three-wheeled vehicles; waste management; operational efficiency
Copyrights © 2026