Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALAT POLITIK PRAKTIS DALAM KAMPANYE PEMILIHAN KEPALA DESA DI KECAMATAN SUNGAI KERUH KABUPATEN MUSI BANYUASIN Masayu Adiah; Lies Nur Intan
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 7 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpg.v7i4.2521

Abstract

ABSTRACTThe existence of village heads is due to village head elections which are held in each village and specifically regulated in Law Number 6 of 2014 concerning Villages, Minister of Home Affairs Regulation Number 63 of 2017 and regional regulations. In the village government system, the village head is directly elected by the villagers from candidates who meet the requirements and can become the village head with the highest number of votes in the election. The community is expected to be involved in election activities to elect the village head leader of their choice. In reality, the village community as a whole has participated in the village head election process starting from the nomination process, candidate campaign and village head election. In the era of digital communication through the massive use of social media in society, the village head election process has always been a hot topic of conversation. This is then used as a tool in campaigning by the candidates for village heads. This is also the reason for the author to scientifically reveal whether social media is an effective campaign media in the village head election campaign in Sungai Keruh District, Musi Banyuasin Regency. The general purpose of this study was to find out about the process of village head election campaigns through the use of social media as a medium of political communication at the village level, especially in the Sungai Keruh District, Musi Banyuasin Regency. The specific purpose of this study was to prove the effectiveness of social media as a practical political tool in the village head election campaign in Sungai Keruh District, Musi Banyuasin Regency.The research method used in this study is a case study, as an effort to observe the object in depth by digging up data about the object under study, and analyzing the data. The object of this research is candidatefor village head and community in Sungai Keruh District, Musi Banyuasin Regency.The provisional findings of this study indicate that social media has been used massively in the 2020 and 2021 village head election campaigns in the Sungai Keruh District, Musi Banyuasin Regency. Social media such as whatsapp and facebook have proven to be effective as practical political tools in the village head election campaign in this research area. Keywords: Social Media, Practical Politic.  ABSTRAKKeberadaan kepala desa dikarenakan adanya pemilihan kepala desa yang diselengarakan di tiap desa dan secara khusus diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 63 Tahun 2017 dan peraturan daerah. Dalam sistem pemerintah desa, kepala desa dipilih langsung oleh penduduk desa dari calon yang memenuhi syarat serta dapat menjadi kepala desa dengan jumlah perolehan suara terbanyak dalam pemilihan. Masyarakat diharapkan ikut terlibat dalam kegiatan pemilihan untuk memilih pemimpin kepala desa yang menjadi pilihannya. Dalam kenyataannya, masyarakat desa secara keseluruhan telah ikut berpartisipasi dalam proses pemilihan kepala desa mulai dari proses pencalonan, kampanye calon dan pemilihan kepala desa. Di era komunikasi digital melalui penggunaan media sosial yang massive dalam masyarakat, proses pemilihan kepala desa selalu menjadi bahan perbincangan yang hangat. Hal ini kemudian dijadikan sebagai alat dalam berkampanye oleh para calon kepala desa. Hal ini pula yang menjadi alasan penulis untuk mengungkap secara ilmiah apakah media sosial tersebut sebagai media kampanye yang efektif dalam kampanye pemilihan kepala desa di Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang proses kampanye pemilihan kepala desa melalui penggunaan media sosial sebagai media komunikasi politik di tingkat desa, khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk membuktikan efektivitas media sosial sebagai alat politik praktis dalam kampanye pemilihan kepala desa di Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, sebagai upaya untuk mengamati objek secara mendalam dengan cara menggali data mengenai objek yang diteliti, dan menganalisis data tersebut. Objek penelitian ini adalah calon kepala desa dan masyarakat di wilayah Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Temuan sementara penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial telah digunakan secara massive pada kampanye pemilihan kepala desa tahun 2020 dan 2021 di wilayah Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Media sosial seperti whatsapp dan facebook terbukti efektif sebagai alat politik praktis pada kampanye pemilihan kepala desa di wilayah penelitian ini. Kata Kunci: Media Sosial, Politik Praktis.
MODEL PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF UMKM DI KABUPATEN MUSI RAWAS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER, KNOWLEDGE MANAGEMENT, DAN INOVASI Maulana Maulana; Nopa Dwi Saputra; Mega Nugraha; Lies Nur Intan
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2155

Abstract

Keterbatasan pengetahuan dari para pelaku UMKM menjadi salah satu aspek yang menyebabkan kurang berkembangnya usaha yang mereka jalankan. Kondisi pasca pandemi membuat para pelaku UMKM di Kabupaten Musi Rawas harus mampu beradaptasi dengan cepat. Perkembangan UMKM di Kabupaten Musi Rawas belum sejalan dengan konsep ekonomi kreatif yang saat ini gencar dikampanyekan oleh pemerintah. Sehingga, nilai jual produk-produk yang semestinya mampu berdaya saing tinggi menjadi kurang kompetitif. Dalam praktiknya, para penggiat UMKM di Kabupaten Musi Rawas hanya menjalankan usahanya sesuai dengan apa yang dia ketahui tanpa mengikuti perkembangan, bahkan banyak para penggiat UMKM yang bahkan belum mengerti tentang marketplace, tentu ini menjadi sesuatu yang harus diperhatikan mengingat saat ini sudah memasuki era digital, dan mau tidak mau para penggiat UMKM harus mengikuti perkembangan itu dan dituntut mampu beradaptasi dengan cepat dan fleksibel. Prinsip-prinsip ekonomi kreatif yang masih banyak belum dipahami oleh para penggiat UMKM harus disosialisasikan dengan segera dan harus mampu dipahami dengan benar, karena jika tidak justru akan menghambat perkembangan usaha yang mereka jalankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis strategi pengembangan bisnis pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif di Kabupaten Musi Rawas melalui Knowledge Management dan Pendidikan Karakter serta inovasi sebagai variabel intervening. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian kausalitas dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian kausalitas adalah penelitian yang dirancang untuk menguji kemungkinan adanya hubungan sebab akibat antar variabel. Dalam desain ini, umumnya hubungan sebab akibat yang telah diprediksi oleh peneliti, sehingga peneliti dapat menyatakan klarifikasi variabel kausal, variabel perantara, dan variabel terkait. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh yang diberikan Knowledge Management dan Pendidikan Karakter terhadap Pengembangan UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Knowledge Management dan Pendidikan Karakter berpengaruh positif terhadap pengembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif di Kabupaten Musi Rawas. Namun pengaruh yang lebih besar diperoleh melalui variabel intervening inovasi, artinya Knowledge Management dan pendidikan karakter akan lebih baik jika dipadukan dengan inovasi sehingga berdampak positif terhadap pengembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif di Kabupaten Musi Rawas.
Pengelolaan Alokasi Anggaran Kelurahan (Aak) Untuk Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Makarti Jaya Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin Karwanto, Karwanto; Lionardo, Andries; Intan, Lies Nur
Journal of Law & Policy Review Vol 2, No 1 (2024): Journal of Law & Policy Review, June 2024
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jlpr.v2i1.614

Abstract

This article or writing aims to describe the management of sub-district budget allocations (AAK) for community empowerment as well as community involvement in managing sub-district budget allocations (AAK) for community empowerment in Makarti Jaya Village, Makarti Jaya District, Banyuasin Regency. Data was collected through in-depth interviews and analysis of documents such as work plans, musrembang reports, and budget records and analyzed qualitatively. From the research results, the management of budget allocations in Makarti Jaya Subdistrict for community empowerment is still not optimal. Despite progress in planning, organizing, implementing, and monitoring, there are challenges such as budget constraints, implementation of training, and lack of systematic evaluation. Community engagement is critical to program success, but budget constraints and post-training support hamper results. Minimal oversight also reduces transparency. To increase effectiveness, there needs to be improvements in planning, implementation and supervision, as well as increased community support and participation.
Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Program Integritas Aparatur Sipil Negara di Kota Palembang Lestari, Delfiazi Puji; Rusdi, .; Junita, Rita; Annisa, .; Dwikurniawati, Ida Utami; Intan, Lies Nur
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6679

Abstract

This research aims to determine the application and development of ICT in the ASN Integrity Program in Palembang City. This research uses descriptive methods with a qualitative focus. The ASN integrity program in Palembang City seeks to strengthen transparency, accountability and the use of ICT in personnel management aspects of Confidence, Reasoning and Moral Courage. The research results show that (1) The application of ICT in ASN administration shows that the presence of technology is not only an operational solution, but is a strategic foundation for strengthening the values of integrity, transparency and accountability. (2) Strengthening the reasoning power of ASN in making ethical and critical decisions is greatly helped by the application of ICT, which allows monitoring and reporting performance more objectively. (3) ICT plays a role in supporting ASN moral courage, where data transparency increases accountability and encourages ASN to make decisions that are in accordance with norms and ethics, even when facing pressure.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Dan Pengembangan Tik Dalam Program Integritas ASN Di Kota Palembang  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan fokus kualitatif. Program integritas ASN di Kota Palembang berupaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan penggunaan TIK dalam manajemen kepegawaian aspek Keyakinan, Daya Nalar, dan Keberanian Moral. Hasil penelelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan TIK dalam administrasi ASN menunjukkan bahwa kehadiran teknologi bukan hanya solusi operasional, tetapi menjadi fondasi strategis untuk menguatkan nilai-nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas. (2) Penguatan daya nalar ASN dalam pengambilan keputusan yang etis dan kritis sangat terbantu dengan penerapan TIK, yang memungkinkan pemantauan dan pelaporan kinerja secara lebih objektif. (3) TIK berperan dalam mendukung keberanian moral ASN, di mana transparansi data meningkatkan akuntabilitas dan mendorong ASN untuk mengambil keputusan yang sesuai norma dan etika, meski menghadapi tekanan
Identification and Strategies For Strengthening The Planning Capacity of Prabumulih City Potential Tourism Area Novita Wulandari; Akhmad Muftizar; Bachtari Alam Hidayat; Lies Nur Intan
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 5 No. 5 (2024): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (June
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v5i5.2733

Abstract

Inappropriate planning and not in accordance with the potential, the existing conditions will greatly affect the sustainability of a program, activity or development. This study aims to: (1) identify potential tourist areas that can be developed immediately in the short term, and (2) prepare a strategy for strengthening planning capacity oriented to "generate income". The research uses survey methods, the results of the study: there are 3 potential tourist areas in Prabumulih City including: (1) Edagi Park (EduAgroEkologi) West Gunung Ibul Village, (2) Wonosari Park and Garbage Bank Prabumulih City, Wonosari Village, (3) Pineapple Gardens, Patih Galung Village. This is because, the three tours have "champions", as the spirit of innovation, and Human Resources (HR) aware of tourism supported by a sense of belonging to the cleanliness of the surrounding environment. Furthermore, it is necessary to have (1) independent institutional management that manages potential tourist areas, supported by digital promotions, (2) completes the availability of supporting infrastructure in the form of derivative products from the Women Farmers (KWT) group according to their potential, for example: (a) Herbal Products/Jamu, vegetable chips and fish chips in West Gunung Ibul Village, (b) Herbal processed products, handcraft from plastic, pineapple processed products in Wonosari Village, (c) pineapple fiber processed products in the form of yarn, and various clothes, bags, wallets from jumputan cloth, pineapple processed products in the form of jam, sponge cake, lunkhead, chips.
Pendampingan penerapan uji petik pemakaian BBM alat berat di Dinas Lingkungan Hidup Emilda, Emilda; Dwipayana, Hendra; Handayani, Susi; Intan, Lies Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37933

Abstract

Abstrak Pengelolaan sampah perkotaan membutuhkan dukungan sistem operasional yang efisien, khususnya pada aspek pengangkutan dan pengolahan sampah. Salah satu komponen biaya operasional terbesar penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Ketidaktepatan dalam perhitungan kebutuhan BBM berpotensi menimbulkan ketidaktepatan anggaran, gangguan operasional, serta menurunkan efektivitas pelayanan publik. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mitra dalam memperoleh estimasi kebutuhan BBM alat berat melalui penerapan teknik uji petik pemakaian BBM. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemakaian BBM pada alat berat angkutan sampah bervariasi tergantung pada jenis alat, kondisi kendaraan, dan jam operasional. Total pemakaian BBM harian alat berat yang tercatat mencapai 1.368 liter dengan excavator sebagai penyumbang pemakaian tertinggi. Implikasi dari kegiatan ini adalah pentingnya penerapan sistem pengelolaan BBM yang lebih terukur dan berbasis data hasil uji petik sebagai dasar perencanaan anggaran dan pengendalian operasional. Selain itu, disarankan agar mitra melakukan pemeliharaan rutin alat berat serta mengembangkan sistem monitoring pemakaian BBM secara berkelanjutan guna meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan layanan persampahan. Kata kunci: pengabdian masyarakat; uji petik BBM; alat berat; pengelolaan sampah; efisiensi operasional AbstractUrban waste management requires efficient operational support, particularly in terms of waste transportation and processing. One of the largest components of operational costs is the use of fuel oil (BBM). Inaccurate calculations of fuel oil requirements can potentially lead to budget inaccuracies, operational disruptions, and reduced public service effectiveness. This activity aims to assist partners in estimating the fuel requirements of heavy equipment through the application of fuel consumption sampling techniques. The implementation of this community service activity consists of three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the reporting stage. The results of the activity show that fuel consumption in heavy waste transportation equipment varies depending on the type of equipment, vehicle condition, and operating hours. The total daily fuel consumption of heavy equipment reached 1,368 liters, with excavators contributing the highest consumption. The implication of this activity is the importance of implementing a more measurable fuel management system based on sampling test data as a basis for budget planning and operational control. In addition, it is recommended that partners perform routine maintenance of heavy equipment and develop a sustainable fuel consumption monitoring system to improve the efficiency and accountability of waste management services. Keywords: community service; fuel sampling; heavy equipment; waste management; operational efficiency.