Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh konflik, beban kerja fisik dan stres kerja terhadap penilaian kinerja pegawai pada satpol PP Provinsi Gorontalo. Teknik pengambilan sampel yang diambil dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 37 responden pegawai ASN. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan Teknik Pengumpulan data menggunakan Kuesioner (Angket). Pengujian analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis Rgresi Linear Berganda. Metode analisis data menggunakan aplikasi SPSS 23. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa konflik berpengaruh dan signifikan terhadap penilaian kinerja, beban kerja fisik tidak berpengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja pegawai. Secara simultan, konflik, beban kerja fisik dan stres kerja berpengaruh terhadap penilaian kinerja pegawai. Dengan koefisien determinasi sebesar 52,9% sedangkan sebesar 47,1% dipengaruhi dan dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini, seperti pengalaman, kompetensi, dukungan atasan, fasilitas kerja dan lingkungan organisasi.
Copyrights © 2026