Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Dusun Cendana, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih rendahnya pemahaman siswa terkait pengelolaan keuangan yang bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta kesadaran akan risiko penggunaan layanan keuangan digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan penyampaian materi dengan media visual yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa pada beberapa indikator, seperti pentingnya menabung, tanggung jawab berutang, dan kewaspadaan terhadap pinjaman daring ilegal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 15%--20% pada indikator utama. Kegiatan ini berhasil menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan siswa, sehingga diharapkan mampu membentuk kebiasaan keuangan yang bijak sejak dini.
Copyrights © 2026