Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Rindu Hati dengan tujuan memperkuat kapasitas kelembagaan Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) sebagai upaya mendukung pengembangan desa wisata tangguh bencana. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kelembagaan yang hanya berdiri secara administratif tanpa dokumen operasional, serta rendahnya literasi digital masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk promosi wisata dan penyebaran informasi kebencanaan. Metode kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan manajemen kelembagaan, pelatihan literasi digital, penerapan teknologi digital, serta pendampingan dan evaluasi. Sebanyak 17 peserta mengikuti kegiatan ini dengan hasil pre-test menunjukkan mayoritas peserta berada pada kategori rendah (58,8%) dan tidak ada yang mencapai kategori tinggi. Setelah intervensi, hasil post-test memperlihatkan peningkatan signifikan dengan menurunnya jumlah peserta kategori rendah menjadi 29,4% serta munculnya peserta kategori tinggi (23,5%). Produk kegiatan yang dihasilkan meliputi dokumen kelembagaan (struktur organisasi, tupoksi, SOP, rencana kerja), website RKDD sebagai pusat informasi digital desa, serta konten video promosi wisata. Hasil ini menunjukkan bahwa program pengabdian efektif dalam menjembatani kesenjangan kapasitas mitra dan memperkuat RKDD sebagai pusat informasi digital, promosi wisata, dan edukasi kebencanaan berbasis komunitas
Copyrights © 2026