Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan membaca Alquran, khususnya penerapan hukum bacaan Mad, pada kelompok wanita yang mengikuti program tadarus Ramadhan di Masjid Alikhwan, Dusun III Desa Bandar Setia, Sumatera Utara, Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara, dan penilaian praktik membaca Alquran. Subjek penelitian adalah 24 orang peserta tadarus perempuan dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Instrumen penilaian dirancang berdasarkan tabel spesifikasi yang mencakup tujuh indikator hukum bacaan Mad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca Alquran peserta kelompok wanita tergolong baik hingga sangat baik, dengan persentase tertinggi pada bacaan Mad 'Arid Lissukun (79%) dan Mad 'Iwad (71%) berkategori sangat bagus. Kemampuan membaca Mad Layin menjadi indikator dengan capaian sangat bagus terendah (13%), mengindikasikan perlunya penguatan pada jenis mad tersebut. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengelola Badan Kemakmuran Masjid dalam merancang program pembinaan literasi Alquran berbasis penilaian autentik yang berkelanjutan, serta menjadi kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas tadarus Alquran di komunitas Muslim Indonesia.
Copyrights © 2026