Penelitian ini bertujuan mengkaji manajemen mutu dalam pengembangan sarana dan prasarana (sarpras) di lembaga pendidikan Islam melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa sarpras memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Manajemen mutu sarpras dalam pendidikan Islam berlandaskan nilai-nilai ihsan, amanah, syura, istiqamah, dan profesionalisme. Pengembangan sarpras perlu direncanakan melalui analisis kebutuhan, penetapan prioritas, serta rencana pengembangan yang sejalan dengan visi-misi lembaga. Berbagai sumber pendanaan seperti BOS, dana masyarakat, wakaf produktif, dan CSR menjadi strategi utama dalam pengadaan sarpras yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan sarpras memerlukan perawatan berkala, inventarisasi digital, dan optimalisasi pemanfaatan aset. Implementasi mutu dilakukan melalui pemenuhan SNP, standar pesantren, monitoring-evaluasi, serta perbaikan berkelanjutan. Tantangan seperti keterbatasan dana, rendahnya kompetensi SDM, minimnya partisipasi masyarakat, dan kebutuhan modernisasi dapat diatasi melalui kolaborasi komunitas, pelatihan SDM, penguatan wakaf produktif, dan digitalisasi sarpras.
Copyrights © 2025