Kemampuan pengambilan keputusan merupakan keterampilan fundamental bagi seorang pemimpin dalam menghadapi berbagai persoalan strategis. Dalam konteks lembaga pendidikan Islam, seorang pemimpin dituntut untuk mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kebutuhan manajemen pendidikan modern yang menuntut keputusan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada solusi. Kompleksitas permasalahan yang dihadapi lembaga pendidikan Islam, baik dari aspek internal seperti pengelolaan sumber daya dan pengembangan kurikulum maupun aspek eksternal seperti persaingan global dan tuntutan masyarakat, menegaskan pentingnya kemampuan penyelesaian masalah yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan pengambilan keputusan dan kemampuan penyelesaian masalah pada pemimpin pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui telaah berbagai buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan fokus penelitian. Data dianalisis secara deskriptif dengan menelaah konsep-konsep teoritis dan temuan dari berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kemampuan tersebut memiliki hubungan yang erat dan bersifat saling melengkapi. Penyelesaian masalah menjadi landasan dalam pengambilan keputusan, sementara pengambilan keputusan merupakan tahap akhir dari proses pemecahan masalah. Nilai musyawarah menjadi penghubung utama dalam manajemen pendidikan Islam, menghasilkan komplementaritas antara keduanya yang bersifat siklikal serta memiliki pengaruh timbal balik terhadap efektivitas kepemimpinan.
Copyrights © 2025