Penggunaan bahan ajar di sekolah dasar yang belum mengintegrasikan kearifan lokal berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap budaya daerah serta tingkat ecoliteracy. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPAS bermuatan ecoliteracy berbasis kearifan lokal suku Sasak pada materi Bab VI “Indonesiaku Kaya Budaya” untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, development, dan dissemination. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh nilai validasi ahli media sebesar 80% dengan kriteria valid dan validasi ahli materi sebesar 93,3% dengan kriteria sangat valid. Uji kepraktisan menunjukkan respons guru sebesar 98% dan respons siswa sebesar 96,46% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026