Anggreni, Mela
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SD PASCA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA Hasnawati, Hasnawati; Syazali, Muhammad; Astria, Fitri Puji; Putra, Gita Prima; Septiani, Melinda; Anggreni, Mela
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka sangat mendorong pengembangan kemampuan literasi siswa, diantaranya yaitu literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar setelah diimplementasikannya Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui tes literasi sains. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 37 Mataram yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Data dianalisis menggunkan deskriptif berupa persentase tingkat kemampuan literasi sains siswa. Hasil analisis data menunjukkan sebagian besar siswa memiliki kemampuan literasi sains katagori sedang yaitu sebanyak 69,39 %, hanya 10,2 % masuk katagori tinggi dan sisanya 20,41 % masih berada pada katagori rendah. Sementara hasil analisis tiap-tipa indikator, dari tiga indikator yang di ukur terlihat bahwa siswa masih kesulitan pada indikator menafsirkan data dan bukti ilmiah dimana hanya 4,08% yang berkemampuan tinggi, sangat rendah dibandingkan dua indikator yang lain, namun paling banyak yang masuk katagori rendah yaitu 38,78%. Sementara pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah katagori tinggi sebesar 38,78 % dan katagori rendah sebesar 20,41% serta untuk indikator evaluasi dam merencanakan percobaan ilmiah katagori %tinggi sebesar 32,65% dan katagori rendah sebesar 16,33 %. Jadi secara umum kemampuan literasi sains siswa rata-rata tergolong sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif, namun masih perlu dioptimalkan melalui metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan berorientasi pada pemecahan masalah.
Pengembangan Bahan Ajar IPAS Bermuatan Ecoliteracy Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Kelas IV SDN 19 Mataram Anggreni, Mela; Zain, Moh. Irawan; Hasnawati, Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4678

Abstract

Penggunaan bahan ajar di sekolah dasar yang belum mengintegrasikan kearifan lokal berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap budaya daerah serta tingkat ecoliteracy. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPAS bermuatan ecoliteracy berbasis kearifan lokal suku Sasak pada materi Bab VI “Indonesiaku Kaya Budaya” untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, development, dan dissemination. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh nilai validasi ahli media sebesar 80% dengan kriteria valid dan validasi ahli materi sebesar 93,3% dengan kriteria sangat valid. Uji kepraktisan menunjukkan respons guru sebesar 98% dan respons siswa sebesar 96,46% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.