Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V di SDN 114615 Tanjung Mangedar pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut terlihat dari nilai rata-rata ulangan harian siswa yang hanya mencapai 66,05, sementara kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan adalah 70,00. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti, rendahnya hasil belajar matematika tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya adalah penggunaan pendekatan dan metode pembelajaran yang tidak tepat. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti berupaya melakukan perubahan dalam proses pembelajaran sesuai dengan judul penelitian, yaitu “Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual di SD Negeri 114615 Tanjung Mangedar Kabupaten Labuhanbatu Utara”. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V di SDN 114615 Tanjung Mangedar tahun ajaran 2025/2026. Proses pembelajaran dalam model kontekstual dilaksanakan melalui tujuh fase atau prinsip, yaitu: (1) konstruksi pengetahuan, (2) inkuiri, (3) bertanya, (4) pembelajaran berkelompok, (5) pemodelan, (6) refleksi, dan (7) penilaian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas V, yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata pada setiap siklus pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan hasil belajar.
Copyrights © 2026