Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas I sekolah dasar dalam mengenal huruf serta mengidentifikasi proses pembelajaran, kesulitan, faktor penyebab, strategi guru, dan evaluasi yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap dua guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengenal huruf masih bervariasi. Sebagian siswa telah mampu mengenal huruf A–Z dengan baik, namun masih terdapat siswa yang belum lancar bahkan belum mengenal huruf secara optimal. Proses pembelajaran dilakukan dengan metode yang interaktif seperti bermain, bernyanyi, metode fonik, dan suku kata, serta didukung oleh penggunaan media seperti kartu huruf, buku bergambar, dan video pembelajaran. Kesulitan utama yang dihadapi siswa meliputi kebingungan dalam membedakan huruf yang mirip dan menghubungkan huruf dengan bunyinya. Faktor yang memengaruhi kemampuan siswa antara lain kurangnya latihan di rumah, rendahnya minat belajar, serta peran orang tua yang belum optimal. Guru mengatasi kesulitan tersebut dengan memberikan perhatian khusus, remedial, dan pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa. Evaluasi dilakukan melalui tes lisan dan tertulis dengan indikator penguasaan huruf dan kemampuan membaca sederhana. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa.
Copyrights © 2026