Pendahuluan: Smoker’s melanosis merupakan bentuk hiperpigmentasi oral yang sering dijumpai pada perokok akibat aktivasi melanosit akibat paparan nikotin dan tar dalam jangka panjang. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya smoker's melanosis pada driver ojek online di sekitar kampus Universitas Mulawarman. Bahan dan Metode: Desain yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan oral gingiva, serta dianalisis menggunakan uji Spearman correlation. Hasil: Mayoritas responden berusia 18–33 tahun (57,45%) dan berpendidikan SMA/SMK (76,6%). Jenis rokok yang paling banyak dikonsumsi adalah rokok filler sebanyak (74,47%). Sebanyak (53,16%) responden termasuk perokok berat berdasarkan frekuensi dan (46,81%) memiliki durasi merokok lebih dari 10 tahun. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi merokok (r = 0,432) dan durasi merokok (r = 0,618). Kesimpulan: Terdapat hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya smoker’s melanosis pada driver ojek online di sekitar kampus Universitas Mulawarman.
Copyrights © 2026