Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan inovasi dalam pengolahan biji labu kuning yang selama ini dianggap sebagai limbah barang tak berguna menjadi produk yang mempunyai nilai manfaat sebagai susu nabati yang sehat dan bernilai ekonomi. Selain mengatasi permasalahan limbah pertanian, inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat dengan pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi identifikasi karakteristik nutrisi biji labu kuning, pengembangan teknik ekstraksi susu nabati menggunakan proses ramah lingkungan, serta evaluasi kualitas produk dari segi kandungan gizi dan keamanan pangan. Pelatihan produksi dan pemberdayaan masyarakat kami memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pengetahuan dan pengembangan kapasitas usaha mikro. Produk susu nabati yang berasal dari biji labu kuning ini sebagai alternatif minuman sehat dengan nilai tambah nutrisi mengandung protein, serat, vitamin, dan antioksidan yang cukup tinggi, Sehingga produk susu nabati dari biji labu kuning ini juga diminati oleh masyarakat lokal karena rasa yang unik dan mempunyai nilai ekonomi yang menjanjikan bagi para pelaku usaha. Implikasi dari hasil pengabdian ini meliputi pengurangan limbah pertanian yang berdampak positif terhadap lingkungan serta peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro berkelanjutan. Inovasi ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya produk sehat berbasis bahan lokal. Hasil akhir menunjukkan bahwa program inovasi pengolahan biji labu kuning menjadi susu nabati berhasil memberikan kontribusi ganda, yakni sebagai solusi pengelolaan limbah dan sumber penghasilan tambahan, sehingga membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendukung kesehatan masyarakat secara luas. Kata Kunci: biji labu kuning, susu nabati, ekonomi berkelanjutan, ketahanan pangan
Copyrights © 2026