Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, masih menghadapi kendala berupa belum adanya legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) serta keterbatasan media promosi yang mendukung pemasaran produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan dalam pengembangan UMKM melalui pembuatan NIB dan penyusunan media promosi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif partisipatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap tujuh pelaku UMKM yang bergerak di bidang tape singkong, rengginang, dan gula aren. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembuatan NIB melalui sistem OSS serta penyusunan media promosi visual berupa poster dan daftar menu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya legalitas usaha dan strategi pemasaran. Proses pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan identifikasi permasalahan lapangan dan pemilihan solusi yang paling relevan sesuai dengan kebutuhan UMKM. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesiapan UMKM untuk dikelola secara lebih formal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026