Pendidikan dasar merupakan fase krusial untuk mengoptimalkan kecerdasan musikal, khususnya persepsi ritme sebagai salah satu tujuan utama dalam pembelajaran seni musik. Namun, kajian yang memetakan kemampuan dasar persepsi ritme serta relevansi faktor gender dalam pembelajaran musik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan persepsi ritme antara siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif terhadap 44 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tes persepsi ritme dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Independent Sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki, namun tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa gender bukan faktor determinan dalam persepsi ritme. Penelitian ini berkontribusi menyediakan dasar empiris bagi pengembangan pembelajaran musik yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada karakteristik individual siswa.
Copyrights © 2026