Kinerja tenaga kesehatan kontrak sangat dipengaruhi oleh budaya organisasi dan lingkungan kerja, dengan perilaku disiplin sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun melalui perilaku disiplin sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (path coefficient 0,373; p-value 0,000) serta terhadap perilaku disiplin (0,584; p-value 0,000). Lingkungan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (0,641; p-value 0,000) dan perilaku disiplin karyawan (0,376; p-value 0,000). Selain itu, perilaku disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (0,298; p-value 0,000). Pengujian mediasi menunjukkan bahwa perilaku disiplin memediasi secara signifikan pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja (0,174; p-value 0,000) serta memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan (0,112; p-value 0,001). Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja yang baik tidak hanya meningkatkan kinerja secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung melalui penguatan perilaku disiplin karyawan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi organisasi dalam meningkatkan kinerja melalui pengembangan budaya kerja dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung perilaku disiplin. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan, Perilaku Disiplin, Rumah Sakit Militer
Copyrights © 2026